Apakah Bahan GORE-TEX itu?

Gore-Tex adalah kain yang terbuat dari beberapa lapisan yang dirancang untuk bekerja sama agar tetap kering serta memberikan daya breathability (kemampuan melepaskan uap lengas badan) yang baik sehingga Anda tidak akan berasa terlalu panas seperti layaknya jika menggunakan bahan waterporrf yang tidak mempunyai kemampuan breathability. Kain Gore-Tex dibuat dengan melaminasi membrane ePTFE (expand Polytetrafluoroethylene) ke permungkaan kain yang berkwalitas tinggi. Sebenarnya hanya membrane yang asli dibuat oleh W.L. Gore, bukan permukaan kainnya. W.L. Gore memiliki standar yang sangat tinggi; Setiap tekstil tunduk pada serangkaian tes sebelum mereka (Gore-Tex) memutuskan apakah itu cukup baik. W.L. Gore melakukan semua ikatan membrane pada permukaan kain.

Ada tiga jenis kain Gore-Tex:

  • Gore-Tex Pro

Garmen yang direkayasa dengan kain Gore-Tex Pro dibuat untuk kekasaran maksimal dan ideal untuk penggunaan yang ekstrem dan panjang.

  • Gore-Tex Active

Garmen yang direkayasa dengan kain Gore-Tex Active dibuat untuk breathability ekstrim dan sangat ideal untuk kegiatan aerobik yang dilakukan secara in-a-day.

  • Gore-Tex

Garmen yang direkayasa dengan kain Gore-Tex lebih waterproof dan tahan angin, dikombinasikan dengan mengoptimalkan daya tahan dari breathability produk yang akan memaksimalkan perlindungan dan kenyamanan bagi pemakainya.

Multiple fabric dan metode konstruksi mencakup diantaranya: yang insulated (terisolasi), non-insulated (yang tidak terisolasi), 2-layer, 3 layer dan Z-Liner. Konstruksi 2-layer adalah peruntukan untuk kegiatan luar ruang yang lebih luas cakupannya, dengan konstruksi ini membrane Gore-Tex hanya diikatkan/dipasangkan pada bagian luar dari bahan saja (outer fabric). Konstruksi ini bisa di kombinasikan dengan tambahan isolasi yang akan membuat pengguna kering dan hangat. Gore-Tex Pro dan Gore-Tex Active menggunakan konstruksi 3-layer, tidak seperti konstruksi 2-leyer, konstruksi ini mengikatkan membrane Gore-Tex pada kedua permukaan kain bagian dalam dan luar. Manfaatnya, tidak ada gerakan antara lapisan, yang berarti kurang keausan dan daya tahannya lebih ditingkatkan.

Walaupun jika ada dua jaket yang menggunakan tipe membrane Gore-Tex dan liner yang sama, pabrikan bisa memilih permukaan kain yang berbeda. Permukaan kain, sebagai lapisan terluar dari hardshell garment memainkan peran mendasar dalam keseluruhan kinerjanya, khususnya pada daya tahannya, breathability dan tahan airnya. Denier yang berbeda, benang tenun yang rumit, benang yang kuat dan perawatan DWR tingkat lanjut secara drastik meningkatkan harga permungkaan kain ini. Karena inilah yang menjadi alasan kenapa hardshell dari beberapa merek lebih mahal dibandingkan dengan beberapa merek lainnya, meskipun sama-sama menggunakan membrane Gore-Tex Pro.

MEMBRANE

Membrane sPTFE yang sangat tipis adalah jantung dari kain Gore-Tex dan itulah yang membuatnya menjadi lebih tahan air, tahan angin dan breathable. Satu inci kotak dari membrane memiliki lebih dari 9 miliar pori-pori. Bagian yang menakjubkan adalah bahwa pori-pori ini sebenarnya 20.000 kali lebih kecil dari tetesan air, namun 700 kali lebih besar dari molekul uap air. Itulah yang membuat membran Gore-Tex secara fungsional tahan air, sementara pada saat bersamaan bahan membiarkan keringat melayang dari dalam keluar. Semua membrane Gore-Tex kecuali Gore-Tex Pro memiliki oleophobic (oil-hating) dari Polyurethane yang sangat tipis di bagian dalam untuk melindungi pori-pori dari keringat dan minyak tubuh yang bisa menyumbatnya. Tidak seperti semua membran Gore-Tex lainnya, Gore-Tex Pro menggunakan membran ePTFE 100% dengan dua lapisan tipis laminasi ePTFE yang berlapis, ePTFE ini sangat tipis dengan mikrostruktur yang berbeda, bukan seperti lapisan PU dan oleh karena itu menawarkan daya tahan hingga 28% lebih banyak.

Membrane Gore-Tex