Storm Bunker vs Musim Hujan

Awal ide sebuah tenda Storm Bunker adalah tenda yang kuat dan nyaman di musim hujan, karena bagi beberapa pendaki gunung musim tidak terlalu penting jika keinginan bertualang sudah tak terbendung, namun tentu melakukan petualangan di musim hujan harus di ikuti dengan perencanaan yang matang baik dari sisi skill, faktor fisik dan peralatan haruslah memenuhi standar keamanan. ย Bagaimana sebuah tenda yang tetap nyaman meski cuaca tidak bersahabat, tetap bisa nyaman memasak kopi atau makanan yang menemani kongkow obrolan sembari menunggu cuaca buruk yang menghalangi berkegiatan diluar tenda tersebut reda. ย Untuk memenuhi hal-hal tersebut hendaknya ada kriteria-kriteria yang bisa dipenuhi oleh tenda ini, antara lain.

  • Kapasitas huni paling tidak untuk 3 orang. Karena sebuah tim pendakian yang aman paling tidak berjumlah 3 orang karena dengan asumsi jika terjadi sesuatu hal pada satu pendaki, yang satu bisa menungguinya dan yang satunya bisa turun mencari bantuan. Terlebih di musim hujan resiko kecelakaan akan lebih tinggi dibandingkan disaat bukan musim hujan.
  • Hendaknya bisa didirikan hanya outer (flysheet) nya saja. Karena dimusim hujan menggunakan tenda yang saat mendirikannya dimulai pada bagian luar (outer/flysheet) nya terlebih dahulu sangat disarankan. Karena bagian luar tenda adalah bagian yang water proof sehingga bisa menghindarkan bagian innernya basah, Tidak demikian halnya dengan tenda yang bagian dalam (inner) nya yang didirikan terlebih dahulu, jika mendirikannya dibawah hujan akan membuat innernya basah. Jika bagian inner tenda basah, maka kenyamanan anda akan berkurang saat menggunakan tenda tersebut. Jadi kriteria Outer First atau bagian luar dahulu yang didirikan adalah merupakan kriteria kedua yang harus dimiliki oleh tenda musim penghujan.
  • Memiliki konstruksi yang tahan angin dan curah hujan. Kriteria ini mutlak dimiliki karena mendaki gunung di musim hujan pastilah akan menghadapi hujan dan angin yang lebih kencang, oleh karena itu konstruksi tenda yang kuat mutlak diperlukan. Konstruksi tenda Geodesic dome sudah terbukti sangat tahan terhadap angin, ini terbukti rata-rata tenda-tenda yang dipakai untuk pendakian gunung-gunung yang tinggi di dunia dibuat dengan konsturksi ini. Geodesic dome terdiri dari empat buah rangka yang saling menyilang yang membentuk ketahanan tenda tersebut, pecahan dari disain tenda Geodesic ini adalah Semi Geodesic yang menggunakan tiga rangka sebagai support dan disain bentuknya pun sudah bermacam-macam . Disain Semi Geodesic ini cocok untuk tenda musim hujan, dengan tiga batang frame dan posisi yang tepat akan membuat tenda ini bisa lebih bertahan dimusim hujan dan angin ketimbang disain tenda dome dengan dua batang frame.
  • Memiliki ruang aktifitas yang cukup luas sehingga kegiatan masak memasak tidak sampai susah dilakukan dan tidak dilakukan dalam ruang huni tenda, yang kadang berakibat terbakarnya lantai tenda, karena kadang keteledoran bisa terjadi setiap saat. Jadi tenda musim hujan haruslah memiliki ruang teras atau vestibule yang cukup besar sehingga penghuni bisa leluasa berkegiatan meski diluar hujan dan angin besar.
photo by Mattheus Reddy W

Empat kriteria diatas ย membuat sebuah tenda akan menjadi sebuah tenda yang tetap nyaman di huni saat mendaki di musim hujan, karena ke empat kriteria tersebut terkait kepada keamanan dan kenyamanan selama bertualang di gunung. Berdasarkan hal-hal tersebut maka akhirnya Merapi Mountain memilih disain untuk Storm Bunker seperti yang saat ini digunakan, sebuah disain Semi Geodesic dengan dua frame menyilang agak emnyamping dan satu frame lagi menyilang vertikal yang berfungsi untuk lebih memperkokoh beridirinya tenda ini.

Perbandingan disain Storm Bunker dengan empat kriteria diatas.

  • Kapasitas huni, Storm Bunker sengaja di disain untuk kapasitas huni 3 orang, namun bagi yang berpostur kecil ramping bisa muat 4 orang. Dengan kapasitas tiga orang membuat penghuni tetap nyaman meski tidak bisa keluar tenda karena hujan.
  • Bertipe Outer First, seperti dijelaskan di kriteria kedua yaitu tenda musim hujan yang nyaman hendaklah yang bertipe outer first sehingga sewaktu hujan-hujan mendirikan tenda bagian inner tidak basah kuyup. Karena inner baru dipasangkan setelah outer berdiri sempurna. Ini akan sangat menguntungkan pendaki disaat hujan. Disarankan untuk packing terpisah bagian-bagian tenda ini agar waktu mendirikan tenda di tengah hujan, lebih mudah karena hanya mendirikan bagian outerya saja. Selain itu jika mendirikan bagian outer saja tanpa inner tenda ini bisa dijadikan shelter dan pastinya daya tampungnya akan jauh lebih banyak bisa hingga 6 orang.

  • Konstruksi frame tenda Storm Bunker adalah Semi Geodesic, dua frame di posisikan melingkar dan satu lagi di bagian tengah yang membuat tenda ini jadi lebih kokoh dari pada tenda dome dua rangka.Selain itu juga terdapat beberapa guylines atau tali pengencang yang ditempatkan pada titik-titik yang bisa meningkatkan stabilitas tenda. Pastikan semua pasak terpasang dan outer tenda berdiri kencang tidak kendur, karena kondisi outer yang kendur akan menyebabkan outer menempel pada inner yang akan membuat inner akan basah.
  • Ruang aktifitas yang lebar, ini sesuai dengan kriteria terakhir. Tenda Storm Bunker memiliki teras atau vestibule yang cukup besar kurang lebih 1 meter persegi, sehingga membuat pengguna bisa dengan aman memasak atau aktifitas lainnya meskipun diluar tengah hujan lebat dan berangin, tetap bisa enjoy meski cuaca diluar menghalangi anda untuk keluar tenda.

Jadi dengan pemenuhan empat kriteria diatas layaklah tenda kapasitas 3 orang dari Merapi Mountain yang didisain untuk cuaca di musim hujan ini pantas di sematkan nama STORM BUNKER.